Masyarakat kini kian resah dengan kredit mobil dengan bunga super besar, banyak sekali riba yang tidak memberikan manfaat untuk umat muslim. Sebenarnya saat ini telah ada solusi jika masyarakat ingin kredit, bisa melalui pembiyaan atau leasing yang berazas syariah. Mau tau seperti apa leasing syariah ini, jangan lupa baca artikel ini sampai habis ya.

Sebuah hukum adalah bergantung pada ta’rif (definisi) dan praktiknya. Demikian ini berlaku untuk semua jenis produk hukum, baik itu produk syariah maupun produk konvensional. Sebagaimana diketahui bahwa leasing dalam praktik perbankan syariah bisa diterapkan melalui dua jalur pelaksanaan, yaitu produk murabahah dan produk musyarakah. Jika leasing diterapkan mengikuti produk murabahah, maka berlaku ketentuan sebagai berikut, yaitu:

• Tidak ada uang muka (down payment)
• Cicilan diterapkan dengan skema harga pokok ditambah dengan keuntungan
• Angsuran setiap masa cicilan adalah berangsur tetap.
• Transfer of title (perpindahan kepemilikan) atau biasa dikenal dengan istilah leavering, terjadi sejak awal kesepakatan akad dan merupakan kepemilikan yang sempurna.

Sama seperti kredit mobil pada umumnya, kredit mobil syariah juga menerapkan tenor pembayaran cicilan. Maksimal tenor yang dikenakan hingga 5 tahun. Track record pembayaran anda juga akan mempengaruhi skor kredit anda sebagai debitur, dimana nilai skor kredit anda akan ter-track setiap bulannya.

Jika anda mengalami kesulitan dalam pembayaran kredit mobil anda bisa mencoba pembayarannya melalui aplikasi Raksasa, dimana sistem pembayaran akan langsung ter-track dan anda akan mendapatkan score kredit ( credit score ) berupa raksasa score yang dapat menaikkan skor kredit anda dan nilai kredibilitas digital anda secara langsung akan meningkat atau menurun sesuai dengan kelancaran dan ketepatan waktu anda dalam membayar kredit mobil.

Di bank syariah, pembiayaan kendaraan bermotor atau kredit mobil menggunakan sistem murabahah. Sebagai informasi, murabahah adalah akad jual beli antara bank syariah dan nasabah. Dalam akad murabahah, nantinya dijelaskan jenis dan jumlah barang. Terus ada rincian mengenai margin keuntungan yang diambil bank sebagai ganti bunga.

Baca Lainnya: Mengintip Bisnis Rental Mobil Untuk Mudik Lebaran

Misalnya aja bank beli mobil yang kamu pengin seharga Rp 300 juta. Kemudian mobil itu diserahkan kepadamu senilai Rp 310 juta. Itu berarti bank mengambil margin keuntungan sebesar Rp 10 juta. Sampai di sini kamu paham kan bagaimana bank syariah dapat untung? Sebuah leasing suatu ketika bisa dinyatakan sebagai haram, namun juga di satu sisi bisa disebut sebagai halal, adalah bergantung pada praktiknya dan sekaligus ta’rif nya.