Di Indonesia sendiri berkembangnya teknologi dan informasi saat ini semakin mempermudah pula urusan keuangan. Salah satunya adalah banyaknya pemberi pinjaman tunai yang dijalankan melalui platform online yang biasa kita kenal dengan fintech. Pemberi pinjaman via online atau yang biasa dikenal dengan financial technology (fintech) saat ini nyatanya justru melahirkan masalah baru. Tak sedikit dikejar-kejar debcollector yang tidak dengan cara profesional.

Tak dan tak bukan, hal itu akibat dari kesalahan dalam melakukan pinjaman online. Salah satunya adalah tidak memerhatikan ketentuan dan syarat yang berlaku serta jeli terhadap jenis pinjaman online tersebut hingga salah meminjam ke kreditur layaknya rentenir online.

Berikut tips yang bisa dilakukan agar tidak terjebak bunga fintech:

1.Pilih Perusahaan Pinjaman ‘Online’ yang Terdaftar di OJK
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini setidaknya ada 407 fintech ilegal yang beroperasi di Indonesia termasuk jenis fintech yang memberikan pinjaman secara online.mKarena operasionalnya dijalankan secara ilegal atau tidak resmi, membuat fintech tersebut tidak mendapatkan pengasawan oleh OJK.

Operasional, baik sistem bunga yang ditetapkan, hingga cara menagih pinjaman yang macet pun bisa saja tidak mengikuti ketentuan PJK. Untuk itu, pilih fintech pinjaman online yang resmi dan terdaftar di OJK. Sehingga ada jaminan keamanan dalam transaksi Anda sebagai peminjam.

2.Pilih Pinjaman yang Menawarkan Bunga Masuk Akal
Nah, yang tak kalah penting untuk diperhatikan dalam memilih fintech pinjaman online adalah pilih yang menawarkan bunga masuk akal. Ada banyak jenis besar bunga yang ditawarkan fintech pinjaman online. Jenis bunga pinjaman pun berbeda-beda, ada bunga pinjaman payday loan atau pinjaman tanpa bunga dengan hitungan harian, pinjaman dengan jaminan berupa invoice, hingga pinjaman tanpa agunan dengan sistem bunga bulanan.

Untuk jenis pinjaman bunga harian, jadikan produk satu ini sebagai opsi terakhir lantaran pinjaman yang diberikan dikenakan bunga yang terbilang cukup mahal dibandingkan produk pinjaman lainnya. Besar bunganya bisa mencapai 2 persen per harinya. Jika Anda tidak memiliki dana untuk membayar tagihannya, bunganya pun akan menumpuk dan mengakibatkan Anda kesulitan yang justru mengakibatkan masalah baru.

3.Hindari Perilaku ‘Gali Lubang Tutup Lubang
Saat Anda mengajukan pinjaman, hal yang akan selalu dipikirkan adalah bagaimana cara untuk membayar tagihan yang setiap bulannya keluar. Sebagai bahan pertimbangan, keuangan yang sehat memiliki beban cicilan paling besar adalah 30% dari total pendapatan yang dimiliki.

Jika beban utang telah melampaui batas tersebut cobalah untuk mempertimbangkan apabila Anda hendak mengambil utang baru. Jika Anda tak memerhatikan hal tersebut, tak menutup kemungkinan Anda justru akan ‘gali lubang tutup lubang’. Hal tersebut tentunya sangat berbahaya bagi diri Anda sendiri lantaran keuangan menjadi tak terkontrol dan beban pengeluaran pun akan semakin membesar.

4.Buat Komitmen Menjalankan Pola Hidup Hemat
J
ika Anda pernah merasakan beratnya beban pengeluaran karena terlalu banyak utang, cobalah untuk mulai menjalankan pola hidup hemat. Salah satu hal paling sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan memastikan pengeluaran selalu di bawah pemasukan Anda.Anda pun dapat mulai menghindari pengeluaran yang terbilang konsumtif. Menentukan skala prioritas untuk pengeluaran juga menjadi salah satu bagian dari menjalankan pola hidup hemat.

Anda dapat membuat daftar pengeluaran di awal bulan dan mencoret pos pengeluaran yang sifatnya konsumtif dan mengalihkannya ke dalam tabungan, sehingga saat Anda membutuhkan dana, cukup mengambilnya di tabungan dan tak perlu mengajukan pinjaman online.

Baca Lainnya: Bisnis Rental Mobil Online Yang Semakin Menjamur

Raksasa sebagai pemain baru di dunia Fintech selain memberi kemudahan kepada masyarakat dalam segi pembelian, pembayaran, pengajuan kartu kredit tetapi juga memberikan skor kredit disetiap transaksi keuangan. Raksasa juga dikenal sebagai pemberi skor kredit. Apa itu skor kredit? Skor kredit adalah angka yang mencerminkan kemungkinan Anda membayar kembali kredit.