Kebutuhan sandang pangan papan sudah menjadi kewajiban namun saat ini pemenuhan kebutuhan akan kendaraan roda empat tidak dapat terelakan. Deras nya iming – iming kredit motor dan kredit mobil tanpa dp sangatlah menarik minat konsumen untuk memiliki kendaraan impian. selain itu memiliki kendaraan pada momen lebaran menjadi modal para leasing atau bank untuk menawarkan kredit mobil secara cuma – cuma menariknya lagi setiap transaksi kredit mobil masih dapat kesempatan memenangkan liburan sangat menarik bukan. Namun kredit mobil tanpa dp bukan tanpa resiko. Kenapa demikian?

Sebelum aturan di atas keluar, OJK menetapkan besaran uang muka kredit kendaraan bermotor 5-25%. Itu artinya, kalau kamu beli motor harga Rp10 juta, minimal DP-nya sebesar Rp500 ribu. Tapi sekarang, kredit motor atau mobil enggak perlu setoran uang muka sepeserpun. Wajar saja bila kamu ingin membeli motor atau mobil dengan sistem kredit. Tapi perlu diingat, penggunaan kredit sebaiknya untuk kegiatan produktif, bukan hanya bersifat konsumtif apalagi ajang pamer untuk menyaingi tetangga. Kamu bisa mencari referensi perusahaan leasing yang menawarkan kredit motor dan mobil terbaik lewat teman, internet, maupun website financial technology (fintech) seperti Raksasa. Bila sudah mengetahui risikonya, dan berniat mengajukan kredit kendaraan bermotor DP 0%, kamu bisa mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

1.Menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan

Sebelum mengambil kredit kendaraan bermotor, pikirkan jenis kendaraan apa yang kamu butuhkan, termasuk spesifikasi nya. Selanjutnya sesuaikan dengan kemampuan finansialmu, baik harga, cicilan, bunga, maupun tenor nya. Jangan sampai memaksakan diri membeli kendaraan yang harganya melebihi kemampuan untuk menghindari tunggakan

2.Pilih perusahaan leasing terpercaya

Langkah selanjutnya, mencari dan memilih perusahaan pembiayaan atau leasing terpercaya, memiliki reputasi baik, dan tentunya yang menawarkan fasilitas kredit DP 0%. Leasing tersebut termasuk dalam kriteria yang ditentukan OJK. Data OJK menunjukkan, 46% dari 188 perusahaan pembiayaan dapat menyalurkan DP 0% untuk kredit kendaraan karena memiliki NPF net di bawah 1%. Berarti jumlahnya ada 86 perusahaan.

3. Ada risiko yang mengintai. Apa saja?

Cicilan Makin Besar
Sama halnya dengan risiko kredit rumah DP 0%, beli motor atau mobil tanpa uang muka otomatis membuat cicilan semakin besar. Perhitungan kasarnya misal, harga motor Rp 20 juta dibagi 24 bulan (tenor 2 tahun), maka angsuran nya sekitar Rp 833.333 per bulan. Itu belum termasuk bunga yang rata-rata dikenakan perusahaan pembiayaan sekitar 1,5-4% per bulan dan biaya asuransi.

Kalau dibantu dengan DP 15% dari harga Rp20 juta sebesar Rp3 juta, maka sisa angsuran yang harus dibayar Rp17 juta dibagi 24 bulan, berarti sekitar Rp708.333 per bulan. Setidaknya meringankan bukan? Karena jumlah angsuran yang lebih besar dapat menjadi beban keuangan mu. Jadi jangan sampai telat membayar cicilan kredit mobil selain berpengaruh kepada kredibilitas digital anda sebagai seorang kreditur hal ini bisa mempengaruhi kredit skor anda kepada bank yang akan menilai kredit anda. Bayar cicilan kredit anda di Raksasa dan anda akan mendapatkan skor kredit ( score credit ) raksasa setiap transaksi pembayaran kredit anda.

Memicu Banyak Kredit Macet
Cicilan yang tinggi berpotensi meningkatkan jumlah kredit macet. Apalagi kalau kamu kredit motor atau mobil untuk konsumtif, cicilan yang besar akan terasa sekali langsung menghabiskan gajimu. Beda jika kamu beli motor atau mobil untuk produktif, nyambi jadi ojek atau driver online. Penghasilan kerja sampingan buat bayar cicilan, sementara gaji bulanan utuh.

Baca Lainnya: 5 Kemudahan Kredit Mobil di Bank, Apakah Anda Sudah Tahu?

Dengan aturan DP 0% ini pula, orang akan tergoda mengambil kredit motor atau mobil tanpa melihat kemampuan finansial nya. Rasa memiliki kendaraan pun kurang, lantaran bisa kredit dengan cara mudah tanpa DP. Oleh sebab itu, perusahaan leasing juga harus berhati-hati dalam menerapkan aturan tersebut.