Pesatnya kemajuan teknologi transportasi merespon produsen dan distributor kendaraan bermotor bersaing secara ekstra. Pembelian secara kredit merupakan salah satu solusi yang positif dalam memenuhi permintaan kendaraan konsumen saat ini. Hal ini pula yang membuat pihak lembaga pembiayaan untuk melakukan serangkaian analisa kredit terhadap aplikasi permohonan kredit calon konsumen guna mensiasati besarnya resiko kredit yang akan terjadi.

Credit Scoring merupakan salah satu mediasi dalam menganalisa kelayakan fasilitas kredit calon konsumen. Pada penelitian ini, terdapat tujuh variabel uji yang digunakan dalam penelitian yaitu, variabel approval, uang muka, harga OTR bunga pinjaman, tenor pembayaran, kondisi kendaraan, dan jenis kelamin. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ternyata hanya terdapat empat variabel yang berpengaruh terhadap keputusan persetujuan pemberian kelayakan fasilitas kredit yakni variabel uang muka, harga OTR, bunga pinjaman, dan tenor pembayaran.

Walaupun masyarakat dipermudah dengan adanya penawaran khusus dengan uang muka yang terjangkau, pihak perusahaan juga melakukan serangkaian proses analisis kredit pada setiap konsumen yang mengajukan permohonan kredit sebelum menyetujuinya. Serangkaian proses tersebut diawali dari proses vertel yaitu adanya dokumen permohonan konsumen ke dealer yang dilanjutkan dengan mendatangkan surveyor ke rumah masingmasing konsumen untuk meminta persyaratan dokumen konsumen. Kemudian akan dilanjutkan dengan analisis kredit yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Proses analisis kredit tersebut dalam pengerjaannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Persaingan bisnis pengkreditan kendaraan bermotor dan keterbatasan untuk menganalisa dokumen kredit konsumen perhari mendorong pihak perusahaan untuk melakukan inovasi dan perbaikan proses analisa kredit yang sudah ada. Inovasi dan perbaikan proses yang dimaksud adalah dengan mencoba membuat model credit scoring (Credit score ) yang belum dimiliki oleh pihak perusahan, selanjutnya model tersebut akan digunakan untuk membantu memberikan hasil analisa kelayakan kredit secara tepat terhadap permohonan kredit konsumen perhari.

Credit scoring yang diperoleh akan bermanfaat untuk pihak perusahaan dalam menentukan kelayakan pemberian kredit contohnya konsumen ingin mengajukan kredit mobil skor kredit konsumen akan terlihat dengan lebih tepat dan cepat. Keputusan perusahaan untuk menerima atau menolak sebuah permohonan kredit konsumen didasarkan pada analisa kredit atau skor kredit seperti yang Raksasa Score berikan berdasarkan formulir dokumen yang telah diisi oleh calon konsumen.

Baca Lainnya: Penting, Mengapa Kita Harus Mengetahui Nilai Skor Kredit

Formulir tersebut berisi mengenai seluruh keterangan terperinci tentang pribadi calon konsumen, mulai dari nama, status perkawinan, besar pemasukan perbulan, sampai dengan biaya pengeluaran yang wajib dikeluarkan calon konsumen tiap bulannya. Dalam banyak kasus sistem scoring, dengan nilai scoring yang tinggi akan memperkecil nilai resiko, dan pihak perusahaan pengkreditan yang memberikan jasa kredit dapat menetukan batasan perhitungan untuk menerima atau menolak permohonan kredit konsumen berdasarkan nilai resiko yang dimiliki dilihat dari kredebilitas digital konsumen itu sendiri.