Memiliki mobil idaman menjadi kepuasan tersendiri. Jika membeli mobil bekas dirasa kurang nyaman, membeli mobil secara over kredit bisa menjadi pilihan. Pastikan Anda memahami seluk-beluk over kredit seperti uraian di atas sehingga bisa mendapatkan keuntungan hasil over kredit kendaraan tersebut secara maksimal. Dan jangan lupa untuk selalu mencermati sebelum mengambil setiap keputusan selama proses over kredit berjalan.

Sebelum melakukan take over mobil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai karena ketidaktahuan Anda melakukan take over kredit di bawah tangan atau tanpa melibatkan perusahaan leasing mobil. Apakah yang dimaksud take over kredit di bawah tangan?

Aktivitas take over kredit di bawah tangan merupakan kegiatan yang dilakukan debitur dalam usahanya untuk mengalihkan kewajiban pembayaran kredit nya kepada pihak lain, tetapi tanpa sepengetahuan atau melibatkan perusahaan leasing. Hal ini tentu saja dikategorikan sebagai perbuatan yang melanggar hukum. Sebab mobil yang digunakan merupakan jaminan utang debitur pada leasing. Jika timbul masalah nantinya akibat take over kredit di bawah tangan, perusahaan leasing bisa menggugat pembeli pertama yang tercatat di leasing sebagai debitur untuk memberikan ganti rugi. Karena itu, lakukanlah take over kredit secara aman dan sesuai prosedur yang berlaku.

Pembelian Mobil Secara Over Kredit
Pembelian mobil secara kredit memang memberikan kemudahan. Namun, jika tidak berhati-hati dalam mengatur keuangan, bisa jadi Anda akan gagal membayar angsuran hingga masa kredit berakhir. Karena itu, pertimbangkan dengan baik sebelum mengambil mobil secara kredit.
Salah satu jenis kredit mobil yang perlu Anda ketahui adalah ballon payment. Sistem ini mengharuskan konsumen atau debiturnya untuk membayar DP mobil minimal 30% dari harga mobil. Kemudian pada tahun pertama, konsumen mencicil sebesar 20% dari harga mobil. Pada tahun keempat hingga kelima, konsumen membayar sisa cicilan sebesar 50%.
Inilah salah satu alasan kenapa banyak orang pada akhirnya memutuskan untuk menjual mobil sebelum masa kredit berakhir atau over kredit. Mereka melakukan pengalihan kredit kepada orang lain karena lambat laun mengalami kesulitan untuk terus membayar kredit mobil.

Untung Rugi Membeli Mobil Secara Over Kredit
Bagaimana jika ada orang yang menawarkan mobilnya secara over kredit kepada Anda? Apa saja yang harus diketahui? Keuntungan dan kerugian apa saja jika Anda memutuskan mengambil mobil yang belum selesai kreditnya. Di bawah ini diuraikan keuntungan dan kerugian memiliki mobil secara over kredit.

Keuntungan Membeli Mobil secara Over Kredit
Secara umum, membeli mobil secara over kredit memberikan beberapa keuntungan yang tidak ada dalam pembelian mobil secara tunai. Hanya saja perlu ketelitian dan kecermatan sebelum menentukan pilihan.
Keuntungan pertama yang bisa didapatkan dari membeli mobil secara over kredit ialah mobil yang didapatkan masih tergolong baru. Usia mobil yang di-over kredit masih dalam proses pembayaran secara kredit sehingga dipastikan kondisinya masih baru. Untuk itu, Anda tidak perlu cemas dengan kondisi mesin mobil yang pasti dijamin masih relatif baru.

Selain itu, beberapa keuntungan berikut ini bisa didapatkan jika membeli mobil secara over kredit:

Harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran
Anda bisa mendapatkan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga di pasaran dengan cara bernegoisasi dengan pihak penjual untuk menentukan harga yang cocok. Meskipun demikian, Anda biasanya akan tetap mendapatkan harga yang lebih murah daripada melakukan pembelian mobil baru secara kredit. Sebab pada umumnya, rata-rata alasan penjual memutuskan untuk melepas mobilnya karena kondisi keuangannya yang sedang sulit.

Garansi mobil masih berlaku
Jika membeli mobil secara over kredit, salah satu keuntungan yang bisa Anda dapatkan adalah masih berlakunya garansi pada mobil. Sebab mobil yang dijual secara over kredit berusia muda. Otomatis garansi mobil juga masih berlaku sehingga Anda tidak perlu khawatir apabila suatu ketika mobil mengalami kerusakan.

Manfaatkan premi murah asuransi
Anda pasti tahu jika premi asuransi mobil baru dengan mobil bekas pasti berbeda. Premi asuransi mobil dengan usia kendaraan lebih dari 5 tahun biasanya lebih mahal. Sementara mobil yang dijual secara over kredit karena usianya yang baru maka nilai premi asuransi yang diberlakukan akan lebih rendah.

Masa angsuran/tenor yang lebih pendek
Misalnya saja si penjual mengambil kredit mobil selama 60 bulan dan sudah membayar cicilan selama 24 bulan, Anda hanya perlu melanjutkan saja waktu kredit yang tersisa, yaitu selama 36 bulan.

Pembelian mobil baru secara kredit mungkin tidak mudah untuk sebagian orang. Sebab pemberi kredit akan melakukan survei untuk mengetahui apakah yang mengajukan kredit layak untuk mendapatkan kredit atau tidak. Namun, hal itu bisa jadi tidak berlaku jika Anda membeli mobil secara over kredit. Anda tidak perlu melewati serangkaian survei seperti yang dialami pembeli mobil baru untuk mendapatkan mobil. Jangan lupa bayar kredit mobil tepat waktu yah, agar skor kredit dan jejak transaksi digital berada di skor baik agar nilai kredit skor anda juga bagus karena ini semua akan berpengaruh pada kredibilitas digital anda. Bayar kredit mobil semakin mudah dengan aplikasi Raksasa yang akan membantu anda melihat skor kredit dan skor kredit anda akan ke track dan anda juga akan mendapatkan raksasa score juga loh.

Kelemahan Membeli Mobil Secara Over Kredit
Memang ada beberapa keuntungan yang didapat saat membeli mobil secara over kredit. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar setelah memutuskan untuk mengambil mobil secara over kredit tidak ada kerugian-kerugian yang akan memberatkan Anda sebagai pembeli. Cermati beberapa kelemahan membeli mobil secara over kredit berikut ini sehingga Anda paham mengenai potensi risiko yang akan anda dihadapi nanti.

Butuh pengetahuan yang cukup mengenai mesin kendaraan
Mobil yang di-over kredit biasanya berusia muda dan memiliki kondisi mesin yang masih bagus. Namun, bukan berarti Anda menjadi abai dan tidak mengecek kondisi mobil secara keseluruhan. Apalagi jika pemilik mobil sebelumnya tidak peduli atau tidak menjaga mobil dengan baik.

Banyak pihak yang harus terlibat
Saat akan melakukan over kredit, pastikan banyak pihak yang menjadi saksi adanya over kredit mobil tersebut. Semua proses over kredit tentunya harus sesuai dengan prosedur hukum.

Baca Lainnya: Kredit Mobil Jangan Lupa Asuransikan Kendaraan

Setelah Anda sepakat dengan pihak penjual, pihak leasing atau multifinance harus mengetahui pelaksanaan over kredit tersebut. Jika Anda tidak menginformasikan hal tersebut, bisa jadi akan ada masalah di kemudian hari. Selain kelemahan di atas, proses over kredit juga membutuhkan biaya administrasi dan balik nama yang relatif besar sesuai dengan harga kendaraan. Anda harus menyiapkan dana cukup untuk mengurus balik nama dan mutasi kalau mobil tersebut berasal dari luar daerah. Oleh sebab itu, lebih baik disiapkan terlebih dahulu perkiraan dana dan uangnya agar tidak mengeluarkan dana dalam jumlah besar.